Inspirator Academy - Book Review - How To Win Friends and Influence People - BernazJudul: HOW TO WIN FRIENDS & INFLUENCE PEOPLE IN THE DIGITAL AGE (EDISI BARU)

Publisher: Gramedia Pustaka Utama

Tim Penulis: Dale Carnegie & Associates

ISBN: 9786020316451

Tanggal terbit: 24 Agustus 2015

Jumlah halaman: 281 halaman

Bahasa: Indonesia

Harga: Rp 75.000 (Gramedia)

Book Reviewer: Bernaz Ermanda

 

Soal soft skill, kita semua selalu berburu sumber ilmu paling mutakhir, paling proven, paling dahsyat di planet ini. Berguru langsung dengan empunya atau mengoleksi buku-buku terbaik di bidangnya. Di Indonesia, literatur tentang soft skill masih belum terlalu banyak, buku-buku yang terpampang di toko-toko karangan dari orang yang itu-itu saja. Paradigma lamanya masih melihat suatu ilmu dan ketika ingin mendalaminya harus mencari sosoknya dulu, siapa pengarang, penemu atau penulisnya. Padahal pada dasarnya jika ingin belajar sesuatu, sederhananya cukup mencari yang lebih tahu saja, tak pandang umur, jenis kelamin, latar belakang, asal daerah.

 

Mungkin masih menjadi mitos bahwa “buku-buku bagus itu yang dari barat, yang menggunakan bahasa inggris”. Bisa benar, bisa salah, tergantung kontennya, jika pembahasannya tentang budaya, tidak relevan jika kita membaca buku dari luar negeri. Tapi untuk beberapa buku soft skill, saya lebih suka membaca buku dari penulis luar negeri. Pembicara-pembicara besar di Indonesia saja kiblat sumber ilmu berasal dari luar, seperti buku-buku karangan Robert Kiyosaki dan Anthonny Robbins. Itulah kenapa banyak sekali buku-buku dari luar negeri yang di-translate ke Bahasa Indonesia untuk mengakomodir pembaca di tanah air yang antusias dengan ilmu baru tapi keterbatasan dengan bahasa.

Buku “HOW TO WIN FRIENDS & INFLUENCE PEOPLE IN THE DIGITAL AGE” ini salah satu buku dari luar negeri, ditulis oleh penulis luar negeri dan sudah di-translate ke Bahasa Indonesia. First impression dari buku ini adalah buku yang diterbitkan pertama kali pada 2012 oleh Gramedia ini dan sudah dicetak tiga belas kali sampai Januari 2016. Baru jalan 4 tahun, tapi aslinya buku ini sudah berumur 75 tahun. Umur buku ini lebih tua daripada buku-buku pelajaran kita. Tidak terbayang bagaimana bisa menulis buku revolusioner ini yang bisa bertahan di era sekarang dan kontennya tetap adaptif.

Buku yang membahas tentang bagaimana kita bersosialisasi dan mempengaruhi orang ini sangat mencolok di rak buku karena tampilan covernya yang eye-catching dengan material hologram. Buku ini sudah di-repackage sedemikian rupa supaya lebih menarik. Isi buku ini bersumber dari sosok Dale Carnegie, seorang kebangsaan Amerika yang dikenal dengan pemberdaya potensi manusia. Bayangkan saja, Dale Carnegie mencatat sejarah dengan mengadakan kelas public speaking pertamanya pada tahun 1912 atau 104 tahun yang lalu. Dia ingin membentuk manusia menjadi individu yang percaya diri, menarik, sekaligus berpengaruh untuk lingkungan sekitarnya. Dari situ juga buku ini dibuat, supaya memberikan pembekalan ilmu lebih dalam tentang bersosialisasi, membangun hubungan dan interaksi dengan orang lain, sekaligus mengopitmalkan semua potensi di era digital ini.

Sudah menjadi kodratnya bahwa manusia adalah makhluk yang mempunyai ketergantungan satu sama lain atau lebih dikenal dengan istilah makhluk sosial. Dan dalam kumpulan manusia-manusia selalu ada (satu) orang yang berpengaruh, sifat itu berada di sosok seorang pemimpin: seseorang yang bisa memberi manfaat dan pengaruh ke sekelilingnya. Indikasi sederhananya adalah hubungan antar sesama semakin harmonis dan tidak adanya kesenjangan. Salah satu kunci utama seorang pemimpin mewujudkan itu adalah dengan kemampuannya dalam hal komunikasi. Pertanyaannya, apakah memberikan pengaruh itu datang begitu saja?

Untuk menjadi orang yang berilmu sesederhana membaca buku sebanyak-banyaknya, tapi jika ingin menjadi orang yang berpengaruh, jadilah pendengar yang baik. Berpengaruh artinya kita mempunyai pesan (positif) yang disampaikan dan apa yang sudah kita berikan

diterapkan oleh lawan komunikasi kita. Kunci utama memang menjadi pendengar yang baik terlebih dulu, mendengarkan apa yang sedang digelisahkan oleh orang-orang di sekitar kita.

Semacam sebuah sistem, ada input-process-output. Dengan menjadi pendengar yang baik, kita sudah mendapat banyak input yang selanjutnya kita proses untuk memberikan output berupa solusi kepada orang lain. Ketika kita menjadi pendengar yang baik, kita akan bisa memberikan solusi yang baik pula.

Dalam proses mediasi sampai berujung solusi, ketika berkomunikasi dengan orang lain, di buku ini lebih ditekankan bahwa sebagai mediator atau lawan bicara, kita bukan sebagai the only one solution. Terkadang solusi itu sudah ada di kepala orang mempunyai masalah, posisi kita sebagai anchor untuk memberi rangsangan lawan bicara untuk menyadari dan mengutarakan solusi atas masalahnya sendiri. Pendekatan gaya Dale Carnegie lebih ke bagaimana kita harus stay positive dan menggali lebih dalam sekitar kita daripada sekedar kita memberi nasehat satu arah.

Kita sudah familiar dengan quote “Change Your Response, Change Your Class”, penjabaran itu juga tertulis di buku ini: “Perbedaan utama antara orang biasa dan luar biasa adalah bagaimana mereka melihat dan menanggapi kegagalan”.

Buku ini seperti tutorial praktis berkomunikasi dengan orang lain. Kita juga diingatkan dengan pelajaran dasar ketika kita masih mengenakan seragam merah putih. Buku ini membahas ketulusan, tenggang rasa, toleransi, dan segala hal baik yang harus kita lakukan kepada orang lain supaya orang lain juga melakukan hal yang sama kepada kita.

Penekanan “era digital” ada pada setiap analogi dan berita-berita yang dikutip dengan setting fenomena social media dan penggunaan teknologi di masyarakat. Jadi, buku ini terasa bukan buku yang sudah berumur puluhan tahun. Anda akan diberikan contoh-contoh kasus terbaru, karena memang konten buku ini juga mengambil dari sekitar 195 sumber lain baik dari buku ataupun link website.

Tidak usah khawatir bakal menemukan 100 persen isi buku yang sama ditulis di 75 tahun silam dengan Bahasa yang sulit dimengerti, karena yang diambil adalah saripatinya dan dengan cerdas dikemas dan diadaptasikan sesuai era digital sekarang oleh Dale Carnegie & Associates. Buku ini berisi 272 halaman dengan harga retail Rp 75.000. Jika dirata-rata, Anda membayar 275 rupiah per 1 halaman ilmu baru yang akan membuat hidup, mindset dan cara bersosialisasi Anda jauh lebih baik. Buku versi aslinya (menggunakan Bahasa inggris) di negara asalnya dihargai sekitar tiga ratus ribu rupiah, bahkan ada yang menjual hamper lima ratus ribu rupiah untuk edisi pertamanya.

Buku ini sangat worth to buy, sama seperti forbes, saya merekomendasikan buku ini untuk siapapun yang bekerja di bidang apapun, karena tidak ada pekerjaan individual, tidak ada lingkungan individual, karena kodrat manusia sebagai makhluk sosial dan di buku ini Anda mendapatkan ilmunya.

Inspirator Academy - Book Review - How To Win Friends and Influence People - Bernaz

 

RelatedPost

RUANG INSPIRASI

Daftar dan belajar di Ruang Inspirasi, belajar bersama 8 Mentor hebat!

RUANG INSPIRASI

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Share This

Share This

Share this post with your friends!