Book - Hipnotis Untuk Kehidupan Sehari-hariJudul: HIPNOTIS: Untuk kehidupan Sehari-Hari

Penulis: Efvy Zamida Zam, M.kom, MPM, C.H, C.Ht

ISBN: 978-602-0823-03-4

Penerbit: Jasakom

Tebal: 262 halaman

Tahun Terbit: November 2015 (Cetakan ke-3)

Book Reviewer: Sarikusuma Wijayanti

Sebagian orang mungkin lebih mengenal istilah hipnotis dibanding hipnosis. Hipnotis adalah orang yang melakukan hipnosis. Jadi yang dilakukan para ahli hipnotis yang sering di pertontonkan dalam acara-acara di televisi adalah ilmu hipnosis. Aplikasi Ilmu hipnosis tidak hanya terbatas untuk konsumsi hiburan tapi juga bermanfaat untuk menunjang kesuksesan. Hipnosis erat kaitannya dengan komunikasi, karena setiap komunikasi yang berhasil adalah hipnosis. Dan sesuatu yang dapat kuasai melalui buku “Hipnotis”  adalah mengendalikan pikiran kita sendiri dan pikiran orang lain melalui komunikasi untuk hal-hal yang positif tentunya.

Semua hipnosis berawal dari pikiran. Ibarat gunung es, pikiran manusia terbagi atas pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikira sadar merupakan pikiran yang menggunakan akal sehat atau logika rasional seperti menghitung laporan keuangan, melakukan analisa data, merencanakan program kerja. Sedangkan pikiran bawah sadar merupakan pikiran yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan memori jangka panjang, emosi, kebiasaan, intuisi, kreativitas, dan kepribadian. Pikiran bawah sadar lebih bersifat spontan di luar pertimbangan analitis. Beberapa ahli mengemukakan bahwa pikiran sadar hanya memberi pengaruh 12 %, sedangkan pikiran bawah sadarlah yang memberi pengaruh terbesar yaitu 88%. Oleh karena itu, kegiatan hipnosis jauh lebih efektif jika dititik beratkan pada pikiran bawah sadar, karena memegang jauh lebih besar kendali terhadap perilaku lawan bicara.

Ada empat keadaan pikiran manusia, yaitu : beta, alfa, theta, dan delta. Berikut definisi dan keterangan masing-masing:

  1. Beta : Keadaaan sadar normal, sibuk, banyak pikiran. Frekuensi gelombang 12-25 Hz.
  2. Alfa: Berangan-angan, atau berpikir rileks, meditatif. Frekuensi gelombang 8-12 Hz.
  3. Theta : Trans mendalam, inspirasional. Frekuensi gelombang 4-8 Hz.
  4. Delta : tertidur, tidak sadar. Frekuensi gelombang 0,1-4 Hz.

Ketika seseorang berada dalam gelombang otak beta, saran-saran yang masuk ke dalam pikirannya masih harus melalui filter-filter pikiran dan dianalisis untuk melaluinya. Sehingga proses komunikasi akan penuh dengan saling menganalisis. Sangat penting sekali bagaimana kita dapat mengarahkan pikiran seseorang menuju keadaan alfa supaya apa yang disampaikan bisa diterima dengan mudah oleh lawan biacara tanpa banyak analisis dan pertentangan. Salah satu cara menggiring seseorang utnuk membuatnya rileks adalah dengan mengajukan pertanyaan : “Apa yang Anda lakukan untuk bersenang-senang atau santai?” atau bisa dengan mengayunkan tangan dari atas ke bawah. Hal tersebut dapat membuat orang tersebut merasa rileks dan nyaman serta memasuki kondisi gelombang alfa.

Kita sebenarnya sering terkena hipnosis. Coba perhatikan kondisi saat kita merasa sedih dan menangis saat menonton film atau sinetron sedih. Itu artinya sutradara dan aktor telah berhasil menhipnosis kita. Teknik hipnosis yang digunakan untuk mempengaruhi dan memanipulasi pikiran orang lain disebut dengan indirect hypnosis, yaitu sebuah teknik hipnosis yang berlangsung secara tidak langsung, dalam arti melalui proses yang natural dan mampu memasukkan ide, sugesti, saran, atau informasi lainnya yang “mengubah” seseorang tanpa dia menyadari bahwa telah terjadi peristiwa hipnosis terhadap dirinya. Kondisi tersebut disebut dengan istilah trans (trance). Pada saat kondisi trans, seseorang lebih mudah menerima informasi tanpa dikritisi oleh fungsi kritis dan analitis dari pikiran sadarnya.

Persuasi dan komunikasi lisan tidak bergantung dengan kata-kata semata, walaupun kata-kata merupakan salah satu kekuatan dalam persuasi dan komunikasi. Menurut Albert Mehrabian, profesro emeritus psikologi dari UCLA- Amerika Serikat, melakukan penelitian pada tahun 1967 mengatakan bahwa terdapat tiga elemen komunikasi lisan :

  1. Bahasa Tubuh (Bahasa Nonverbal)- 55%
  2. Vokal (Intonasi Suara dan Nada)- 38%
  3. Kata-kata – 7%

Gaya, ekspresi, nada, raut wajah, dan bahasa tubuh merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan selain kata-kata karena menunjukkan bahwa perilaku nonverbal (bukan lisan) kita membentuk 60-90% pesan kita. Dan sebagian besar orang tidak pernah meluangkan waktu untuk memanfaatkan ketiga unsur itu dan itulah sebabnya orang tidak bersikap sangat persuasif.

Ada beberapa isyarat nonverbal yang harus kita sadari dalam proses komunikasi :

  1. Tangan atau jari ke hidung atau mulut- Gerakan ini sering mengirimkan pesan bahwa pembicara mungkin bohong, atau ada keraguan dalam ucapannya. Pada umumnya, jagalah agar tangan menjauhi wajah dan kepala ketika berada dalam proses mempengaruhi orang lain.
  2. Lengan dilipat –jangan sekali-kali melipat lengan ketika sedang berkomunikasi karena banyak orang memandang hal ini sebagai isyarat defesnsif, tidak peduli apa sebabnya lengan dilipat.
  3. Kontak mata- mempertahankan kontak mata sangat penting ketika sedang menjawab pertanyaan yang menembus persoalan. Memutus kontak mata begitu mulai menjawab secara vokal mungki dipandang oleh pendengar bahwa kita bohong.

Selanjutnya hal-hal dasar yang perlu diketahui dalam hipnosis antara lain adalah sebagai berikut :

  • Seseorang menyukai orang lain yang sama dengan dirinya. Proses ini disebut proses matcching . Jadi sesuaikan diri dengan sikap tubuh dan fisiologi, pernafasan,kecepatan bicara dan kosa kata  mitra atau lawan bicara.
  • Bangunlah kesan pertama dengan penampilan yang rapi dan aroma tubuh yang segar, buatlah asosiasi seolah-olah mirip dengan sosok yang mana ingin Anda tampilkan untuk membuat kesan baik, tunjukkan bahwa kita berbeda dari kebanyakan orang, pancarkan aura dengan sering bercermin dan wujudkan penampilan diri Anda yang terbaik saat bercermin sehingga aura positif akan muncul, perhatikan susana hati lawan bicara dengan melihat wajah dan kontak matanya.
  • Tentukan sudut pandang seseorang, apakah tergolong visual, auditori, kinestetik.
  • Temukan motivasi seseorang melakukan sesuatu. Pahami apa yang dipedulikan lawan bicara.

Pada bagian inti dari pembahasan Hipnotis, dibahas mengenai trik dan teknik praktis dalam memanipulasi pikiran manusia dan cara yang paling naik adalah dengan “menyerang pikiran tak sadarnya. Ada banyak sekali trik dan teknik yang di sampaikan. Sangat mudah untuk dipahami dan dipraktekkan. Namun saya hanya akan menyampaikan 10  saja antara lain:

  1. Sampaikan kata permintaan yang tepat, penawaran yang mengundang jawaban positif, serta arahkan lawan bicara dengan pernyataan yang to the point pada apa yang kira-kira dibutuhkan lawan bicara.
  2. Sampaikan pacing atau segala sesuatu berupa kebenaran yang tidak terbantahkan dan leading atau saran-saran atau perintah agar dijalankan lawan bicara.
  3. Salah satu cara untuk memukau pembaca atau pendengar adalah memberitahu mereka bahwa kita akan mengatakan sesuatu yang penting-kemudian beralih ke topik baru, dengan janji kita akan kembali ke topik awal sebentar lagi.
  4. Cara terbaik untuk mendapatkan ‘ya” kecil adalah dengan mencari suatu pertanyaan yang mutlak akan dijawab YA. Co : Ibu tentu ingin anaknya pintar Bahasa Inggris, kan?
  5. Berikan pilihan terbatas. Hal tersbeut akan membantu Anda atau prospek membuat keputusan. Co: Apakah Anda mau membayar tunai atau angsuran?
  6. Karena semua orang ingin terlihat serba tahu, jadi awali kalimat dengan “Anda pasti tahu”. Co: Anda pasti tahu ada banyak orang yang berhasil menurunkan berat badan dengan cara ini.
  7. Berikan perintah berlapis dengan pola Perintah DAN Perintah. Co: “Buanglah sampah keluar dan tutup pintu depan”. Ganti kata tapi dengan dan meski menunjukkan perbedaan
  8. Lakukan repetisi atau pengulangan kata baik itu kata yang berbeda namun maknanya sama ataupun kata yang sama.
  9. Gunakan kata karena disertai alasan yang rasional akan membuat orang melakukan apa yaang kita minta
  10. Gunakan kata “mungkin” untuk membujuk atau mempengaruhi orang lain dengan cara yang lebih halus. Co: Kamu mungkin ingin membuang sampahnya…….sekarang.”

Di bagian terakhir, ditambahkan trik untuk memperkuat daya pengaruh dengan melihat beberapa bentuk aplikasi mind hacking yang terjadi, seperti dalam proses penjualan dan iklan. Trik dan teknik yang diberikan antara lain :

  1. Bagaimana membuat orang bersedia melakukan apa saja dengan mengetahui apa yang membuat mereka melakukannya.
  2. Menambahkan emosi secukupnya dengan conten yang menyentuh hati dan mengingatkan tentang memori masa lalu yang mungkin dialami.
  3. Teknik membaca pikiran melalui body language, membaca bahasa salaman, membaca mata,
  4. Trik cerdik terbarkan pesona dengan penguasaan tempat dengan menyingkirkan hal-hal yang mengganggu orang melihat kita dan mengubah gerakan lawan bicara
  5. Sampaikan pengalaman pribadi sebagai penguat dan akui kekurangan diri.
  6. Buat orang selalu ingat dengan yang kita sampaikan dengan mengetahui kecenderungan otak dalam mengingat.
  7. Tingkatkan dan sempurnakan kemampuan kita dengan terus belajar dan praktek
  8. Belajar dari bagaimana iklan memepengaruhi kita dengan metode persepsi, asosiasi, repetisi dan new resources.
  9. Belajar dari bagaiman para penjual mempengaruhi dan memanipulasi pikiran kita dengan menciptakan nilai, menjual dan memprogram, menghaluskan kata-kata, mengatasi keberatan, hingga closing.

Pada akhirnya kita di hipnosis dengan diberikan pertanyaan “kapan kita akan mulai menggunakan atau mempraktekkan ilmu hipnotis tersebut?

Buku yang sangat wajib dibaca dan dipraktekkan bagi semua kalangan profesi untuk menunjang karir maupun semua posisi dan peran dalam kehidupan. Karena rahasia terbesar mempengruhi dan dipengaruhi ada dalam pikiran manusia.

Inspirator Academy - Book Review - Hipnotis Untuk Kehidupan Sehari-hari oleh Sarikusuma Wjayanti

RelatedPost

RUANG INSPIRASI

Daftar dan belajar di Ruang Inspirasi, belajar bersama 8 Mentor hebat!

RUANG INSPIRASI

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Share This

Share This

Share this post with your friends!