“Pulau seribu adalah gerbang masuk kota Jakarta via laut.” Pak Yayat, Kepala Kemasyarakatan Pulau Seribu.

 

Momen spesial Inspirator Academy (IA) di akhir bulan November yaitu mengadakan “Annual Meeting” di Kepulauan Seribu. Keistimewaan acara ini terletak pada sambutan hangat dari pihak kepemerintahan Kepulauan Seribu. Bahkan akomodasi keberangkatan, konsumsi, dan penginapan disiapkan khusus di perumahan dinas yang terletak pada Pulau Pramuka.

 

Ada dua misi dalam acara Annual meeting kali ini: Menulis buku “Mimpi Anak Seribu Pulau” (MASP) dan menyelenggarakan rapat tahunan Inspirator Academy. Menurut Sa’id Al-Khudry, acara ini mempunyai tiga jargon sakti: “Rich, Reach, Rejoice”. Masing masing jargon memiliki makna dan tujuan tersendiri.

 

Rich, jika diartikan dalam Bahasa Indonesia maka mengandung makna “kaya”. Maksudnya adalah, sebagai perusahaan yang berfokus di bidang writing dan public speaking, maka profit menjadi salah satu acuan kesuksesan perusahaan. Tidak mungkin sebuah bisnis tidak membicarakan profit. Pasti ada sisi bisnis dan keuntungan yang ingin dicapai, sehingga tujuan itu bisa membuat seluruh elemen IA sukses di bidang finansial (kaya).

 

Reach, bisa kita artikan “menggapai”. Ketika satu kelompok mempunyai tujuan untuk menjadi kaya, maka harus ada cara menuju keberhasilan tersebut. Annual meeting kali inilah yang akan menjadi wadah forum diskusi dan tempat menggodok target perusahaan, cara penjualan produk, dan penjelasan sistem perusahaan kepada cabang Inspirator Academy.

 

Rejoice, ini kan merek shampo? Apa jangan jangan sponsor acara ya? Kenapa dipakai di Annual meeting? Hehe. Tunggu dulu, “Rejoice” disini bukan sponsor atau merek shampo tapi mengandung makna bahagia. Coba cek di google translate tentang makna rejoice, pasti keluar arti bahagia. Panitia Annual meeting juga memikirkan sisi kebutuhan manusiawinya, selain membutuhkan materi (kekayaan), manusia juga membutuhkan kebahagiaan yang sifatnya mental dan rohani. Dalam acara tersebut dibuatlah program tahajud bersama dan jalan jalan ke Pulau Tidung.

 

Gambaran besar acara Annual meeting dibuat sesuai tiga konsep jargon, hari pertama panitia menyiapkan acara tujuh misi dan presentasi pencapaian IA Jakarta. Hari kedua, acara semakin dimeriahkan dengan lari pagi bareng, pembuatan forum diskusi untuk IA daerah, dan malam pentas seni. Sedangkan hari ketiga, ada sesi “anugerah terindah” dan jalan jalan ke Pulau Tidung. Di pulau tersebut kami loncat dari jembatan cinta yang memiliki ketinggian 12 meter ke dalam laut sedalam 5 meter. Woww, ada rasa sensasi tersendiri ketika berhasil menaklukan rasa takut dengan melompat dari jembatan.

 

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh petugas kepemerintahan Kepulauan Seribu yang telah bersedia memberikan jamuan, akomodasi penginapan dan konsumsinya. Semoga Pulau Seribu semakin maju dan banyak dikunjungi wisatawan.

 

Kepada seluruh pembaca, tunggu naskah buku “Mimpi Anak Seribu Pulau” terbit yaa, bakal ada cerita menarik yang menggambarkan mimpi anak anak Kepulauan Seribu. Silahkan beli di toko terdekat jika sudah cetak 🙂

 

 

More Photos: Facebook Fanpage Inspirator Academy