One’s destination is never a place, but a new way of seeing things

– Henry Miller

Inspirator Academy memasuki tahun ke-4 nya di 2018 ini. Jika ini bayi, maka usia ini memasuki usia yang sedang lucu-lucunya. Usia dimana perkembangan nampak begitu terasa menggemaskan. Usia dimana nilai-nilai yang akan abadi ditanamkan.

4 tahun lalu, Inspirator Academy lahir dari sebuah pergerakan. Sekumpulan anak muda idealis yang ingin menyediakan sebuah wadah untuk berbagi ilmu. Sebuah komunitas dimana semua orang mampu mentransformasi dirinya menjadi Inspirator Juara. Inspirator yang mampu menginspirasi melalui lisan dan tulisannya. Disitulah lahir Inspirator Academy 0.0 . Saat semuanya bergerak dengan spontanitas. Saat semuanya bergerak alamiah begitu saja. Apa yang terjadi esok, kita pikirkan esok. Kami memulainya dengan komunitas yang berisi 7 anak muda dengan mimpi sama. Alumninya? Namun alumninya? Kami berhasil membuat program yang meluluskan sekitar 200 orang dalam training Red Carpet Of Success.

Kami beranjak dewasa bersama. Layaknya perjalanan, jalan kami pun bercabang. Masing-masing melangkah dan memilih prioritas lainnya. Dari 7, kami bersisa 3. Namun dari 3, kami berkembang bersama alumni. 3 orang ditambah 7 alumni pilihan dengan visi dan keberanian yang sama, memutuskan untuk melangkahkan kaki. Tentu saja ke level yang lebih tinggi.

2015

Kami memutuskan Inspirator Academy bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas. Menjadi sebuah perusahaan yang bermimpi menjadi profesional. Sekumpulan anak muda yang modal terbesarnya hanyalah visi dan sebuah rasa bernama berani. Saya masih ingat betul, bahwa di tahun pertama kami bahkan tidak mampu menggaji diri kami sendiri. Kami hidup dengan mengandalkan profit sharing dari setiap acara yang kami adakan. Alhamdulillah. Di tahun 2015 kami mulai menemukan “jenis kelamin” . Kami memutuskan menjadi lembaga yang hanya berfokus di dua hal. Writing dan Public Speaking.

2016

Walaupun pada akhirnya di 2016 divisi public speaking kami putuskan tidak berlanjut. Kami berfokus mengembangkan diri di bidang buku dan menulis. Dari sisi perusahaan, kami mulai bisa menggaji 3 orang termasuk diri saya sendiri. Walaupun jika Anda mendengar berapa gaji saya sebagai CEO, pasti akan kaget. Karena lebih rendah dari separuh UMR DKI Jakarta. Inilah Inspirator Academy 1.0. Dan apa alasan yang membuat kami berbahagia dengan segala keterbatasan? Alumni kami berkembang hingga angka 500 alumni.

2017

Siklus Inspirator Academy selalu sama. Alumni-alumni  terbaik pada akhirnya merapat menjadi bagian inti. Menjadi bagian tak terpisahkan. Karena sedari awal, Inspirator Academy adalah rumah untuk mengembangkan diri dan passion. Kami menjadi kendaraan bagi siapapun yang merasa sevisi untuk mempercepat tercapainya visi personal siapapun yang ada di dalamnya. Darah-darah baru menjadi penanda gairah baru. Dari 3 orang yang bisa kami gaji, akhir 2017 alhamdulillah kami bisa menggaji 17 orang. Dari lidah yang terbiasa berucap ratusan juta alhamdulillah untuk pertama kalinya kami bisa mengucap Milyar.

Dari 500 alumni, di akhir 2017 alhamdulillah kami berhasil meluluskan 2360 alumni dari berbagai program. Di tahun ini pula kami makin dipercaya untuk menuliskan buku puluhan pengusaha, artis dan pejabat negara. Kami boleh menyebut fase ini sebagai Inspirator Academy 2.0.

2018

Di saat banyak ahli mengatakan bahwa ini adalah tahun penuh ketidakpastian, kami mencoba tetap menjadi bodoh dan percaya akan rencana-rencana yang kami buat bersama. Bahkan dengan begitu naif dan bodohnya, salah satu misi yang ingin kami capai di tahun 2020 adalah menjadikan tingkat literasi Indonesia ada di jajaran 10 besar negara dunia. Perjalanan yang menantang karena data terakhir Indonesia ada di peringkat 61 dari 62 negara.

Dari sisi strategi, mengapa kami begitu yakin akan mencapai misi tersebut? Salah satu faktor terkuatnya adalah masuknya Bernas Group menjadi Key Partner kami. Sayap kami bertambah besar. Dan bahkan untuk 2018 kami tidak segan-segan mematok target 24 kali lipat pancapaian kami ditahun 2017. Bagaimana hasilnya nanti? Tuhan yang menentukan. Satu hal yang pasti, hasil tidak akan mengkhianati kerja keras.

Sehebat apapun sayap kami, sayap terkuat adalah alumni. Alumnilah yang akan menerbangkan Inspirator Academy. Untuk itulah, izinkan kami sekali lagi bertransformasi. Menjadi Inspirator Academy 3.0 . Saat Inspirator Academy kembali bertransformasi menjadi Author University and Content Factory.

Kualitas dan kuantitas alumni membuat kami optimis bahwa paling lama 3 tahun lagi kami akan punya kampus sendiri. Kampus yang akan menjadi rumah lahirnya para penulis kelas dunia dari Indonesia. Sekaligus mempererat sinergi dengan alumni. Memberikan alumni-alumni terbaik pintu-pintu rezeki baru melalui sinergi dan kolaborasi. Pintu itu bernama content factory.

Inspirator Academy akan menjadi pabrik konten kreatif yang memberikan supply konten terbaik bagi siapapun yang membutuhkan. Personal, lembaga, perusahaan, media, dan semua entitas. Konten yang siap kami produksi tidak terbatas konten berupa aksara. Kami pun siap memproduksi konten multimedia lainnya. Termasuk grafis dan video.

Izinkan Inspirator Academy menjadi partner strategis Anda. Menjadi supplier konten terbaik untuk Anda.
Inilah Inspirator Academy 3.0. Author University and Content Factory.

Keep Inspiring, and Stay On Fire!

Brili Agung
CEO

 

One’s destination
is never a place,
but a new way of seeing things

– Henry Miller

Inspirator Academy memasuki tahun ke-4 nya di 2018 ini. Jika ini bayi, maka usia ini memasuki usia yang sedang lucu-lucunya. Usia dimana perkembangan nampak begitu terasa menggemaskan. Usia dimana nilai-nilai yang akan abadi ditanamkan.

4 tahun lalu, Inspirator Academy lahir dari sebuah pergerakan. Sekumpulan anak muda idealis yang ingin menyediakan sebuah wadah untuk berbagi ilmu. Sebuah komunitas dimana semua orang mampu mentransformasi dirinya menjadi Inspirator Juara. Inspirator yang mampu menginspirasi melalui lisan dan tulisannya. Disitulah lahir Inspirator Academy 0.0 . Saat semuanya bergerak dengan spontanitas. Saat semuanya bergerak alamiah begitu saja. Apa yang terjadi esok, kita pikirkan esok. Kami memulainya dengan komunitas yang berisi 7 anak muda dengan mimpi sama. Alumninya? Namun alumninya? Kami berhasil membuat program yang meluluskan sekitar 200 orang dalam training Red Carpet Of Success.

Kami beranjak dewasa bersama. Layaknya perjalanan, jalan kami pun bercabang. Masing-masing melangkah dan memilih prioritas lainnya. Dari 7, kami bersisa 3. Namun dari 3, kami berkembang bersama alumni. 3 orang ditambah 7 alumni pilihan dengan visi dan keberanian yang sama, memutuskan untuk melangkahkan kaki. Tentu saja ke level yang lebih tinggi.

2015

Kami memutuskan Inspirator Academy bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas. Menjadi sebuah perusahaan yang bermimpi menjadi profesional. Sekumpulan anak muda yang modal terbesarnya hanyalah visi dan sebuah rasa bernama berani. Saya masih ingat betul, bahwa di tahun pertama kami bahkan tidak mampu menggaji diri kami sendiri. Kami hidup dengan mengandalkan profit sharing dari setiap acara yang kami adakan. Alhamdulillah. Di tahun 2015 kami mulai menemukan “jenis kelamin” . Kami memutuskan menjadi lembaga yang hanya berfokus di dua hal. Writing dan Public Speaking.

2016

Walaupun pada akhirnya 2016 divisi public speaking kami putuskan tidak berlanjut. Kami berfokus mengembangkan diri di bidang buku dan menulis. Dari sisi perusahaan, kami mulai bisa menggaji 3 orang termasuk diri saya sendiri. Walaupun jika Anda mendengar berapa gaji saya sebagai CEO, pasti akan kaget. Karena lebih rendah dari separuh UMR DKI Jakarta. Inilah Inspirator Academy 1.0. Dan apa alasan yang membuat kami berbahagia dengan segala keterbatasan? Alumni kami berkembang hingga angka 500 alumni.

2017

Siklus Inspirator Academy selalu sama. Alumni-alumni  terbaik pada akhirnya merapat menjadi bagian inti. Menjadi bagian tak terpisahkan. Karena sedari awal, Inspirator Academy adalah rumah untuk mengembangkan diri dan passion. Kami menjadi kendaraan bagi siapapun yang merasa sevisi untuk mempercepat tercapainya visi personal siapapun yang ada di dalamnya. Darah-darah baru menjadi penanda gairah baru. Dari 3 orang yang bisa kami gaji, akhir 2017 alhamdulillah kami bisa menggaji 17 orang. Dari lidah yang terbiasa berucap ratusan juta alhamdulillah untuk pertama kalinya kami bisa mengucap Milyar.

Dari 500 alumni, di akhir 2017 alhamdulillah kami berhasil meluluskan 2360 alumni dari berbagai program. Di tahun ini pula kami makin dipercaya untuk menuliskan buku puluhan pengusaha, artis dan pejabat negara. Kami boleh menyebut fase ini sebagai Inspirator Academy 2.0.

2018

Di saat banyak ahli mengatakan bahwa ini adalah tahun penuh ketidakpastian, kami mencoba tetap menjadi bodoh dan percaya akan rencana-rencana yang kami buat bersama. Bahkan dengan begitu naif dan bodohnya, salah satu misi yang ingin kami capai di tahun 2020 adalah menjadikan tingkat literasi Indonesia ada di jajaran 10 besar negara dunia. Perjalanan yang menantang karena data terakhir Indonesia ada di peringkat 61 dari 62 negara.

Dari sisi strategi, mengapa kami begitu yakin akan mencapai misi tersebut? Salah satu faktor terkuatnya adalah masuknya Bernas Group menjadi Key Partner kami. Sayap kami bertambah besar. Dan bahkan untuk 2018 kami tidak segan-segan mematok target 24 kali lipat pancapaian kami ditahun 2017. Bagaimana hasilnya nanti? Tuhan yang menentukan. Satu hal yang pasti, hasil tidak akan mengkhianati kerja keras.

Sehebat apapun sayap kami, sayap terkuat adalah alumni. Alumnilah yang akan menerbangkan Inspirator Academy. Untuk itulah, izinkan kami sekali lagi bertransformasi. Menjadi Inspirator Academy 3.0 . Saat Inspirator Academy kembali bertransformasi menjadi Author University and Content Factory.

Kualitas dan kuantitas alumni membuat kami optimis bahwa paling lama 3 tahun lagi kami akan punya kampus sendiri. Kampus yang akan menjadi rumah lahirnya para penulis kelas dunia dari Indonesia. Sekaligus mempererat sinergi dengan alumni. Memberikan alumni-alumni terbaik pintu-pintu rezeki baru melalui sinergi dan kolaborasi. Pintu itu bernama content factory.

Inspirator Academy akan menjadi pabrik konten kreatif yang memberikan supply konten terbaik bagi siapapun yang membutuhkan. Personal, lembaga, perusahaan, media, dan semua entitas. Konten yang siap kami produksi tidak terbatas konten berupa aksara. Kami pun siap memproduksi konten multimedia lainnya. Termasuk grafis dan video.

Izinkan Inspirator Academy menjadi partner strategis Anda. Menjadi supplier konten terbaik untuk Anda.
Inilah Inspirator Academy 3.0. Author University and Content Factory.

Keep Inspiring, and Stay On Fire!

Brili Agung
CEO

 

 

 

RUANG INSPIRASI

Daftar dan belajar di Ruang Inspirasi, belajar bersama 8 Mentor hebat!

RUANG INSPIRASI

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Share This

Share This

Share this post with your friends!